logo
Kamis, 10 Jan 2019 | 00:49

Dua Langkah Cara Mendeteksi Kerusakan Shockbreaker Motor

Penulis : Tigor Sihombing
img1

Jakarta - Ingat! Segala sesuatu yang ada di bumi ini ada umurnya, apalagi cuma shockbreaker motor.

Umumnya shockbreaker motor berusia pakai 2 tahunan.

Meski kita berdalaih motor jarang dipakai, tetap saja di dalamnya ada komponen-komponen yang berkemungkinan terjadi pergetasan, terlebih jika dipakai harian.

Shockbreaker atau suspensi motor ini biasanya sebelum ‘mati’ biasanya mengalami tanda-tanda yang mudah dikenali, itu jika kita peka.

Seperti kami lansir dari laman Suzuki Indonesia, ada dua cara yang bisa kita lakukan untuk mendeteksi kerusakan shockbreaker, yaitu:

Dengan melakukan pemantauan pada kondisi fisik shock belakang.

Coba cek apakah terdapat rembesan oli yang adalah tanda adanya kebocoran, jika ada maka dalam jangka waktu tertentu harus segera diganti.

Kedua dengan langsung mengetesnya, namun sebaiknya dilakukan dengan berboncengan.

Ketika melintasi jalan yang banyak polisi tidur akan terasa, apakah sok banyak goyang dan berayun atau tidak.

SHARE THIS ARTICLE :

Video

Top Artikel Jurnalis

mobil motor otojurnalisme
Kamis, 17 Jan 2019 - 10:17 wib
Merawat Mobil yang Jarang Dipakai

Top Artikel Kolumnis

mobil motor otojurnalisme
Selasa, 15 Jan 2019 - 06:31 wib
Ratusan Bikers Suzuki Kompak Riding Malam Hari
Rilis
Rilis
ARIPITSTOP
ARIPITSTOP
Elang
Elang
OtoXplore
OtoXplore
Dhika
Dhika
Mr. OtoMen
Mr. OtoMen
Otowheel
Otowheel
SW218
SW218
logo1

OTOJURNALISME.COM adalah portal berita otomotif pertama di Indonesia yang mengkolaborasikan konten JURNALISTIK dan ulasan para KOLUMNIS yang expert di bidang otomotif
Alamat : Jl. Tanjung Barat Raya No. 11 A Jakarta Selatan - DKI Jakarta - Indonesia
Telp: 021-22701245
email: [email protected]
Facebook
Twitter