logo
Kamis, 31 Oct 2019 | 08:05

Mematikan Mesin Diesel Ada Caranya Tersendiri, Salah-salah Bikin Kantong Jebol

Penulis : Adithya Nurcahyo
img1

Mesin dengan perangkat turbo perlu penanganan berbeda. Foto : Diesel Power Gear

Otojurnalisme - Selain karakteristik membesut mesin diesel yang berbeda dengan mesin bensin, ada banyak perbedaan lainnya yang harus dipahami dari mesin diesel.

Meski menenggak bahan bahar yang lebih sedikit dibanding mesin bensin, mobil diesel memiliki performa mesin yang tak kalah.

Torsi berlimpah adalah salah satu keunggulan mesin diesel, pada mesin diesel modern, kenyamanan makin meningkat dengan minimnya getaran pada mesin.

Salah satu yang wajib diketahui oleh pemilik dan penguna mesin diesel adalah cara mematikan mesin.

Setelah menempuh perjalanan puluhan bahkan ratusan kilometer, mesin diesel jangan langsung dimatikan.

Saat tiba ditujuan dan posisi mobil sudah terparkir, biarkan mesin menyala langsam selama minimal 20 detik.

Hal ini dimaksudkan agar sirkulasi pelumas, pendingin dan lainnya kembali ke kondisi normal.

Apalagi untuk mesin diesel yang dilengkapi dengan perangkat turbo, langsung mematikan mesin berarti telah siap merogoh kantong hingga jebol.

Ya, perangkat turbo bisa rusak karena hal tersebut, biaya yang dikeluarkan untuk perbaikan dijamin akan tinggi.

SHARE THIS ARTICLE :

Video


ARIPITSTOP
ARIPITSTOP
OtoXplore
OtoXplore
Dhika
Dhika
Elang
Elang
Rilis
Rilis
ZonaVanza
ZonaVanza
Otowheel
Otowheel
Rider
Rider
logo1

OTOJURNALISME.COM adalah portal berita otomotif pertama di Indonesia yang mengkolaborasikan konten JURNALISTIK dan ulasan para KOLUMNIS yang expert di bidang otomotif
Alamat : Jl. Tanjung Barat Raya No. 11 A Jakarta Selatan - DKI Jakarta - Indonesia
Telp: 021-22701245
email: [email protected]
Facebook
Twitter
Tutup Iklan (x)


Tutup Iklan (x)