logo
Kamis, 06 Oct 2016 | 12:10

Mercedes-Benz Targetkan Menjadi Produsen Mobil Listrik Premium Nomor Satu

Penulis : Administrator

Keseriusan Mercedes-Benz ingin meramaikan segmen mobil listrik terjawab sudah. Enggak tanggung-tanggung, Daimler AG selaku produsen dan prinsipal mobil Mercedes-Benz  langsung menargetkan waktu lima tahun untuk menjadi pemimpin pasar di segmen mobil listrik dunia. Hal ini dipaparkan Dr Dieter Zetsche, CEO, Chairman of the Board of Management of Daimler AG, pada Bloomberg seperti dirilis Auto Evolition.

Meski pede Mercedes-Benz ternyata juga masih memandang Tesla sebagai kompetitor di segmen mobil listrik. “Untuk saat ini, jelas iya. Kami sudah merancang target 5 tahun lalu bahwa kami harus menjadi nomor satu di antara pabrikan mobil listrik premium. Target ini harusnya tercapai di 2020, namun target ini nampak sudah sangat dekat untuk tercapai,” kata Dieter.

Dalam segmen mobil premium Mercedes memang tidak terkalahkan. Maka dari itu Mercedes menyasar target baru yakni menguasai pasar mobil nol emisi atau mobil listrik. “Karenanya kami mulai membuat target baru lagi yakni untuk menjadi pemimpin pasar di segmen kendaraan listrik premium di tahun 2025. Tentu saja target ini bukan hanya untuk menyaingi kompetitor kami saat ini, namun juga pabrikan baru lainnya nanti,” tambah Dieter.

Sejak ajang Frankfurt Motor Show 2015 lalu (IAA-Internationale Automobil Ausstellung), Mercedes-Benz memang sudah menunjukkan jajaran mobil-mobil elektrik yang tampil lebih dinamis dari yang dihadirkan Tesla saat ini. Dan di ajang Paris Motor Show 2016, Mercedes merilis Generation EQ. Model yang dipajang Mercedes-Benz di ajang pameran tersebut menampilkan model Medium SUV yang nampak disadur dari Mercy SUV GLE Class.

Sumber tenaga sebagai pendongkrak dayanya adalah sepasang motor elektrik dengan tenaga total sekitar 402 daya kuda. Torsi yang mampu diproduksi oleh motor listrik ini mencapai 700 Nm.

Mercedes mengklaim bahwa Generation EQ bisa meluncur ke kecepatan 100 km/jam dalam tempo kurang dari 5 detik. Sedangkan berkat besarnya baterai yang mencapai 70 kWh, mobil ini dapat melaju hingga 500 km dalam sekali pengisian.

Ketika pabrikan besar seperti Mercedes-Benz sudah berani bicara seperti ini, nampaknya hanya tinggal menunggu waktu saat kita melihat soket pencolok listrik di penjuru dunia untuk mengecas daya mobil. Pasalnya, seiring dengan menipisnya kandungan minyak bumi, pemerintah di berbagai sudut dunia pun mulai sadar akan teknologi ini dan menyambut baik kedatangan mobil elektrik.

SHARE THIS ARTICLE :

Video

Rilis
Rilis
ARIPITSTOP
ARIPITSTOP
Elang
Elang
OtoXplore
OtoXplore
Dhika
Dhika
Mr. OtoMen
Mr. OtoMen
Otowheel
Otowheel
SW218
SW218
logo1

OTOJURNALISME.COM adalah portal berita otomotif pertama di Indonesia yang mengkolaborasikan konten JURNALISTIK dan ulasan para KOLUMNIS yang expert di bidang otomotif
Alamat : Jl. Tanjung Barat Raya No. 11 A Jakarta Selatan - DKI Jakarta - Indonesia
Telp: 021-22701245
email: [email protected]
Facebook
Twitter