logo
Selasa, 07 Nov 2017 | 14:17

7 Langkah Penting Berkendara Saat Hujan, Point Terakhir Jarang Dilakukan

Penulis : TigorSihombing
img1

Pastikan kondisi ban dalam kondisi yang baik serta memiliki tekanan angin yang sesuai. (Foto : Carfromjapan)

Jakarta - Hujan sering disalahkan menjadi penyebab kecelakaan. 
 
Apalagi saat hujan menjadi semakin deras, jalanan yang licin ditambah jarak pandang yang pendek akan semakin meningkatkan resiko kecelakaan. 
 
Belum lagi ditambah perilaku pengendara lain yang ugal-ugalan karena ingin cepat sampai dan melalui hujan tersebut.
 
Maka dari itu kita selaku pengendara yang dituntut cerdas, harus mampu untuk meningkatkan kewaspadaan agar tetap aman dan selamat saat berkendara meski hujan lebat sedang turun. 
 
 
Berikut adalah tips cerdas agar tetap aman dalam mengemudi mobil saat hari hujan yang dirangkum dari berbagai sumber : 
 
1. Pastikan Kondisi Tekanan Udara dalam Ban Prima
 
Ban adalah satu komponen yang harus kamu perhatikan saat mengendarai mobil di waktu hujan. 
 
Pastikan kondisi ban dalam kondisi yang baik serta memiliki tekanan angin yang sesuai. 
 
Hal ini sangat penting untuk menjaga agar mobil yang kamu kendarai tidak mudah tergelincir atau bahkan melayang di atas air (aquaplaning). 
 
Jangan mengambil risiko dengan menggunakan ban yang sudah tipis.
 
 
2. Periksa Kondisi Kontrol Utama Komponen Kendaraan 
 
Saat kondisi hujan, pastikan mobil dalam keadaan nyaman untuk mengantisipasi keadaan darurat atau akibat kesalahan orang lain yang dapat menyebabkan kecelakaan. 
 
Maka dari itu pastikan kemudi, pedal rem, gas maupun kopling sudah dalam kondisi baik dan berikan perawatan ekstra selama musim hujan. 
 
Selain itu, periksa juga semua lampu kendaraan apakah semua dapat berfungsi dengan baik, nantinya akan membantu kamu melihat di jarak pandang yang terbatas karena hujan. Pastikan juga Wiper berjalan dengan baik.
 
{Pisah}
 
3. Kurangi Kecepatan
 
Untuk mengurangi risiko hal yang tidak diinginkan, kurangi kecepatan kendaraan agar lebih mudah dikendalikan.
 
Mengemudikan kendaraan dalam kodisi kecepatan tinggi saat hujan dapat mengurangi cengkraman roda mobil sehingga lebih rentan mengalami slip.
 
4. Tambah Jarak Aman Kendaraan
 
Jika saat cuaca normal jarak aman adalah sekitar 2 detik dengan kendaraan di depan, kalau saat hujan tambah jarak aman menjadi 3 atau 4 detik karena pandangan kamu akan terganggu dengan derasnya air hujan.
 
5. Jangan Sembarang Menerobos Genangan Air
 
Sebaiknya kamu berhati-hati bila ingin menerobos genangan air. 
 
Hal ini bisa mencegah kendaraan kamu terperosok ke dalam lubang yang mungkin ada di dalam genangan air tersebut.
 
 
6. Nyalakan Lampu Utama
 
Waktu debit hujan deras, jangan segan menyalakan lampu utama (day time) atau lampu kecil untuk meningkatkan kewaspadaan kendaraan di sekitar kamu.
 
Jangan menggunakan lampu hazards. 
 
Lampu ini hanya akan mengganggu pengemudi lain, apalagi kalau mau berbelok.
 
{Pisah}
 
7. Jika Hujan Terlalu Lebat, Berhentilah!
 
 
Jika kamu merasa hujan semakin lebat dan jarak pandang semakin pendek atau ketika wiper sudah tidak bisa menjaga kaca depan cepat kembali jernih, hal itu adalah tanda kamu harus berhenti dari menyetir. 
 
Jangan memaksakan diri untuk terus berjalan jika pandangan tidak bisa terlihat akibat derasnya hujan. 
 
Menepilah di tempat yang aman dan tidak mengganggu arus lalu lintas. Jika dirasa perlu, tidak ada salahnya untuk menyalakan lampu hazard untuk memberitahukan bahwa kamu sedang menepi. (Otojurnalisme.com)
SHARE THIS ARTICLE :

Video

logo1

OTOJURNALISME.COM adalah portal berita otomotif pertama di Indonesia yang mengkolaborasikan konten JURNALISTIK dan ulasan para KOLUMNIS yang expert di bidang otomotif
Alamat : Jl. Tanjung Barat Raya No. 11 A Jakarta Selatan - DKI Jakarta - Indonesia
Telp: 021-22701245
email: [email protected]
Facebook
Twitter