logo
Kamis, 29 Oct 2020 | 10:20

Ini Bedanya Aki Kering dan Aki Basah

Penulis : Tigor Sihombing
img1
Otojurnalisme - Saat ini kamu mungkin masih bingung dalam memilih aki di pasaran.
 
Hal ini karena di pasaran tersedia aki kering dan aki basah.
 
Antara aki kering dan aki basah sebenarnya sama-sama berfungsi sebagai suplayer tenaga listrik pada kendaraan.
 
Keberadaannya sangat penting mengingat sistem kendaraan sangat tergantung pada pasokan listrik. 
 
Selain itu, seiring perkembangan jaman dan bertambah canggihnya teknologi kendaraan, membuat aki menjadi peran vital.
 
Seperti saat ini teknologi injeksi telah membuat ketergantungan pada aki.
 
Selain itu perbedaan aki basah ataupun aki kering memang menjadi hal yang sangat penting urusannya dalam sebuah kendaraan bermotor. 
Pasalnya Akumulator, Accu atau orang Indonesia bilang aki ini merupakan piranti di kendaraan yang berfungsi menyimpan energi listrik.
 
Pada dasarnya, aki kering dan basah tetap menggunakan cairan elektroda atau disebut air aki. Namun, pada jenis aki kering, cairannya lebih padat dan berbentuk gel. Aki basah biasanya membutuhkan perawatan rutin. Berbeda dengan aki kering yang sifatnya bebas perawatan atau maintenance free (MF).
 
Harga aki kering biasanya relatif lebih mahal dibanding aki basah. Aki kering merupakan pengembangan dari aki basah, kelebihannya minim perawatan, namun konsekuensi harganya lebih mahal.
 
Untuk iklim tropis dengan temperatur udara cenderung panas seperti Indonesia, ditambah kondisi bersuhu tinggi di ruang mesin, membuat air aki lebih cepat menguap seiring pemakaian.
 
Pada aki kering, cairan tetap menguap, namun sirkulasinya tidak banyak bocor ke luar. Di lain sisi, penguapan pada aki basah bisa diantisipasi dengan mengisi air aki yang hilang.
 
Normalnya, wadah aki basah adalah transparan dan tersedia garis penanda batas maksimum dan minimum air aki. Tanda ini menjadi patokan apakah cairan elektrolit perlu diisi ulang atau tidak. Biasanya pengecekan ini dilakukan tiap dua bulan sekali. Jika lama tidak diperiksa dan diisi ulang, sel aki yang tidak terendam cairan bisa mengalami korosi. Mengakibatkan sel aki cepat rusak.
 
Aki basah merupakan produk yang sudah cukup berumur dan sudah cukup lama di gunakan pada berbagai macam tipe kendaraan. Untuk melihat perbedaan aki basah dan aki kering yang paling umum dapat kita lihat adalah bentuknya.
 
Di mana untuk tipe aki basah ini biasanya menggunakan wadah semi transparan. Hal ini dilakukan tiap pabrikan aki agar mudah sewaktu kita mengecek kondisi air aki atau cairan elektrolit. Adapun air aki atau sering di sebut juga sebagai air zuur merupakan sebuah cairan yang mempunyai fungsi sebagai perendam cell-cell aki yang ada pada tipe aki basah ini.
 
Soal usia pemakaian, baik aki basah maupun kering tidak berbeda jauh. Kisarannya 1,5-2 tahun untuk pemakaian normal sehari-hari dengan catatan perawatan dilakukan teratur untuk aki basah.
 
Keunggulan aki basah dibanding aki kering, misalnya : 
 
Harga aki basah relatif lebih murah dari pada aki kering. 
 
Kekurangan aki basah antara lain: 
 
Cairan elektrolit mudah menguap.
 
Karena aki basah mudah menguap, maka harus rutin mengontrol air akinya. 
 
Cairan aki bisa tumpah dan bisa menyebabkan korosi.
 
Keunggulan aki kering disbanding aki basah misalnya : 
 
Aki mudah secara perawatan, yakni cukup dibersihkan dengan kain lembut kering di area aki.
 
Cairan elektrolit sedikit menguap, hal ini cocok bagi pengguna mobil yang tidak cukup waktu untuk mengecek kondisi aki. 
 
Kekurangan aki kering : 
 
 
Harga lebih mahal, tidak bisa diperbaiki, sesuai batas waktu penggunaan yang rata-tara 2 tahun.
 
(otojurnalisme.com)
SHARE THIS ARTICLE :

Video


ARIPITSTOP
ARIPITSTOP
OtoXplore
OtoXplore
Dhika
Dhika
Elang
Elang
Rilis
Rilis
Otowheel
Otowheel
ZonaVanza
ZonaVanza
Rider
Rider
logo1

OTOJURNALISME.COM adalah portal berita otomotif pertama di Indonesia yang mengkolaborasikan konten JURNALISTIK dan ulasan para KOLUMNIS yang expert di bidang otomotif
Alamat : Jl. Tanjung Barat Raya No. 11 A Jakarta Selatan - DKI Jakarta - Indonesia
Telp: 021-22701245
email: [email protected]
Facebook
Twitter
Tutup Iklan (x)


Tutup Iklan (x)