logo
Kamis, 19 Jul 2018 | 08:13

Bersiap Kencan dengan Agnez Mo yang jadi Brand Ambassador DFSK Glory 580

Penulis : Bagja Pratama
img1

Jakarta - Malam nanti, DFSK Glory 530 akan resmi dipasarkan lengkap dengan harga jualnya.

Bahkan, masih ada kejutan lain dari DFSK dalam mengantar SUV turbo tujuh penumpangnya itu ke publik.

DFSK Glory akan ditemani multi talenta yang sudah berkarir secara internasional, yakni Agnez Mo.

Ya, mantan penyanyi cilik yang kini juga berkarir di Amerika dan bikin karya bareng Chris Brown ini bakal jadi Brand bassador DFSK Glory 580.

"By Dream, to Glory" begitu jadinya tagline dari DFSK untuk mengarungi pasar otomotif nasional.

DFSK Glory 580 menjadi satu-satunya model bagi Sokonindo untuk mulai melaut di Indonesia.

Munculnya Agnez Mo sebagai brand ambassador tentu merupakan penegasan dari DFSK kalau kiprahnya gak mau nanggung.

Agresi China, saat ini mungkin masih dianggap seperti gigitan nyamuk saja oleh para raksasa Jepang. 

Namun, ini adalah sebuah ancaman nyata secara jangka panjang..

Bayangkan kalau sekujur tubuh kalian diserang gigitan nyamuk. Memang tidak menyakitkan, tapi gatelnya bikin gak bisa tidur nyenyak.

Barangkali itu gambaran para pabrikan Jepang dalam menontoni agresi pabrikan China di Indonesia.

"Kualitas kita tidak dibawah, meski saya gak bisa bilang lebih baik. Karenanya kita berani kasih garansi sampai 7th," ujar Alexander Barus, Co-CEO Sokonindo Automobil.

7 tahun tentu bukan waktu yang singkat, pun begitu untuk sebuah jaminan garansi, itu bukan waktu pakai mobil yang pendek.

Tapi setidaknya, menggunakan DFSK Glory 580 gak hanya untuk setahun dua tahun, tapi bisa sampai 7 tahun bebas khawatir.

Seperti halnya Jepang, China pun terus beradaptasi dan makin mejadi lebih Indonesia dalam banyak hal.

Mulai dari produksi lokal mobilnya di Indonesia, mulai dari komponen sampai pekerjanya serius dari Indonesia.

"Kami sudah investasi 150 juta USD, dimulai 3th lalu. Di pabrik kami, tidak lebih 10 persen adalah orang asing, itu pun buat posisi yang gak bisa digantikan orang lokal, karena berhubungan dengan kepentingan stakeholder (prinsipal)," tambahnya.

Seolah, memastikan ke-Indonesia-an itu langkah paling penting untuk mencuri perhatian publik Indonesia.

Setelah semuanya menjadi Indonesia, artinya tak akan ada beda antara pabrikan Jepang dan China, kecuali yang penting tersisa; harga jual produk.

China gak bakalan lagi selalu mengandalkan harga miring buat memikat konsumen. Tapi lebih jauh dari itu, China ingin mendikte pasar dengan harga versi mereka.

"DFSK Glory adalah flagship dari Sokonindo. Kami gak mau ini dianggap mobil murahan," tegas Alenxander.

"Kami perlu menunjukkan kekuatan kami, jadi tidak sekedar ikutan jualan di pasarnya yang besar seperti MPV," tambahnya lagi. 

Kita menanti Glory bisa benar-benar menjadi Glory di pasar otomotif Indonesia.

SHARE THIS ARTICLE :

Video

Top Artikel Jurnalis

mobil motor otojurnalisme
Selasa, 21 May 2019 - 16:44 wib
Menghilangkan Bau Pada AC Mobil, Ini Triknya!

Top Artikel Kolumnis

mobil motor otojurnalisme
Sabtu, 18 May 2019 - 20:42 wib
Renault Twingo 2020 Hadir Lebih Canggih
mobil motor otojurnalisme
Sabtu, 18 May 2019 - 22:43 wib
Tips Berkendara Tetap Nyaman Selama Puasa
ARIPITSTOP
ARIPITSTOP
Elang
Elang
Rilis
Rilis
OtoXplore
OtoXplore
Dhika
Dhika
Rider
Rider
Mr. OtoMen
Mr. OtoMen
Otowheel
Otowheel
logo1

OTOJURNALISME.COM adalah portal berita otomotif pertama di Indonesia yang mengkolaborasikan konten JURNALISTIK dan ulasan para KOLUMNIS yang expert di bidang otomotif
Alamat : Jl. Tanjung Barat Raya No. 11 A Jakarta Selatan - DKI Jakarta - Indonesia
Telp: 021-22701245
email: [email protected]
Facebook
Twitter