logo
Rabu, 13 Dec 2017 | 12:36

Kasus Kaca Pecah Calya Sigra, Ini Hasil Investigasi Daihatsu!

Penulis : Bagja Pratama
img1

Jakarta - Kemunculan dua mobil kembar berharga murah Calya SIgra memang sempat booming sejak dihadirkan tahun 2016 lalu. Namun, tak lama berselang, muncul kasus kaca belakang yang tiba-tiba bisa retak bahkan pecah tanpa sebab yang jelas.

Banyak komplain berdatangan dan Daihatsu masih juga belum bisa menjawab apa penyebab kaca belakang Calya Sigra bisa pecah sendiri. Sampai kasus ini mulai terlupakan, beberapa waktu terakhir ini muncul kembali. Beberapa pemilik mengeluh kaca belakangnya pecah mendadak.

Daihatsu pun langsung beraksi dengan buka suara, setelah melakukan investigasi mendalam terkait kasus kaca pecah ini. "Sebenarnya yang mengalami masalah ini sangat sedikit ya, tapi tetap saja walaupun satu bagi kami penanganan-nya harus 100 persen. Maka dari itu kita lakukan penelitian dan penanganan," ujar Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Anjar Rosjadi.

Dari beberapa laporan kejadian, Anjar membeberkan kalau kasus tersebut punya ciri-ciri yang sama, terjadi pada Calya Sigra dengan kilometer dibawah 10.000, atau masa pakai masih 4 bulanan. 

"Di bulan November 2016 kita dapat informasi satu kasus dan kita langsung dalami. Lalu tiba-tiba kan rame gitu, tapi rame nya itu pada bulan Maret 2017. Namun sebenarnya info itu sudah kita dapatkan sebelumnya dan sedang kita lakukan perbaikan," ujar Anjar.

Dirinya menjelaskan ada yang karena faktor eksternal, jadi ada bagian tengah karena sumber penyebab titik awalnya. Nah kalau seperti itu bisa dipastikan dari luar. Tapi ada juga yang bermula dari atas pinggir kanan. 

"Ada pola seperti itu kan agak aneh nih kalau seperti ini. Maksudnya kan kalau kena batu atau apapun pasti dari tengah kan. Nah makanya kita dalami. Dan memang ketika kita dalami, secara produk tak masalah. SNI dan ANSI lulus, proses juga sama dengan pemasangan kaca yang lain. Namun memang jalur produksinya berbeda," bebernya.

Investigasi Sampai ke Pabrik Pembuat Kaca

Pihak Daihatsu pun sampai mengunjungi pabrik dimana kaca dibuat, dan menemukan kemungkinan satu penyebab yakni pada saat proses tempering.

Proses kaca nya pindah dari habis dipanaskan, dibentuk agar melengkung, kemudian ketika mau di-tampering (dalam keadaan panas ingin dibuat dingin secara mendadak). Ada seperti pallet atau dudukan untuk pegangannya. 

SHARE THIS ARTICLE :

Video

logo1

OTOJURNALISME.COM adalah portal berita otomotif pertama di Indonesia yang mengkolaborasikan konten JURNALISTIK dan ulasan para KOLUMNIS yang expert di bidang otomotif
Alamat : Jl. Tanjung Barat Raya No. 11 A Jakarta Selatan - DKI Jakarta - Indonesia
Telp: 021-22701245
email: [email protected]
Facebook
Twitter