alexa
logo
Minggu, 22 Oct 2017 | 13:11

Alasan Anak Bawah Umur Dilarang Bawa Motor di Jalan Raya

Penulis : Tigor Sihombing
img1

Apapun resiko bermotor bisa terjadi di jalan raya.

Jakarta - Lokasi jalan raya sejatinya adalah arena 'pembunuhan' terbesar terhadap kecelakaan bermotor.
 
Apapun resiko bermotor bisa terjadi di lokasi ini.
 
Jika untuk dewasa saja berbahaya terlebih bagi anak-anak.
 
 
Maka dari itu, anak-anak di bawah umur sangat dilarang untuk membawa kendaraan bermotor, terutama di jalan raya.
 
Seperti pendapat penting dari pakar safety riding Jusri Pulubuhu selaku Instruktur dan Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) yang mengatakan, selain mereka belum bisa mendapatkan SIM, anak di bawah umur juga belum mampu bertanggung jawab di hadapan hukum.
 
 
"Jadi bukan karena skill udah bisa, terus fisiknya sudah sampai asal kasih motor saja.
 
Tapi ini persoalan kognitif, kemampuan memprioritaskan, kemampuan menganalisa bahaya, kemampuan kontrol emosi.
 
 
Dan anak kecil itu masih labil," kata Jusri Pulubuhu.
 
"Jalan raya bukan arena bermain.
 
Jalan raya itu killing field. Sama saja menjerumuskan anak itu ke jurang kematian (kalau orang tua membiarkan anak-anak mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya).
 
 
Kalau ada apa-apa menyesal seumur hidup," tegas Jusri.
 
Terlebih sudah tertulis jelas dalam undang-undang bahwa syarat kepemilikan Surat izin Mengemudi (SIM) usia 17 tahun.
SHARE THIS ARTICLE :
logo

Video

logo1

OTOJURNALISME.COM adalah portal berita otomotif pertama di Indonesia yang mengkolaborasikan konten JURNALISTIK dan ulasan para KOLUMNIS yang expert di bidang otomotif
Alamat : Jl. Tanjung Barat Raya No. 11 A Jakarta Selatan - DKI Jakarta - Indonesia
Telp: 021-22701245
email: redaksi@otojurnalisme.com
Facebook
Twitter